Skip to main content

Top 6 Applications for Students!

Selamat hari Senin semuanya!

Siang ini aku ingin memberi tips untuk kalian yang masih di bangku sekolah. Jadi, kali ini kita akan membahas aplikasi apa saja yang kita butuhkan untuk menbantu kegiatan belajar kita.
Oke, sebagai anak sekolahan, hampir semua di antara kita memiliki sebuah telepon genggam yang smart. Oleh karena itu, sayang banget kalo nggak dimanfaatin buat belajar! Kalo memang bisa dimanfaatin, kenapa enggak? :)
Yuk, kita bahas langsung!

1. Kamus
By Kennice Setiadi
Well, it's completely up to you. Mau kamus Inggris-Indonesia, Indonesia-Jepang, atau apalah. Yang penting punya, dan sering kalian gunakan! Untuk aku, aku pakai kamus Inggris-Indonesia dan Indonesia-Inggris. Berhubung aku sedang belajar untuk IELTS, jadi aplikasi ini berguna banget buatku.


Tips!
- Kalau download kamus yang versi offline saja. Atau kalo bisa 2-2 nya (versi online dan offline), pokoknya harus ada offline nya. Soalnya, kalo online doang entar pas lagi ngga ada koneksi internet ga bisa search dong :(
- Buat kalian yang download versi offline saja: terkadang kita ga bisa nemu arti sebuah kata di aplikasi kamus kita. Here's my tip: catat di note yang kalian punya, terus kalian bisa search kata itu suatu saat.

Recommended app:  Aku pake yang judulnya 'Kamusku'. Kalian bisa cari app nya di Google Play, atau klik di sini ya. App ini kurekomendasikan karena punya dua versi: online dan offline. Apalagi kamus ini ngga cuma bisa buat satu kata doang. Tapi bisa 2 sampe 3 kata gitu, dalam versi offline. Kalo versi online nya, kalian bisa terjemahin satu kalimat, atau lebih, asal ada koneksi aja. Oya, kamus ini juga bisa untuk Inggris-Indonesia dan Indonesia-Inggris. Lengkap banget deh.


2. Pengolah kata
By Kennice Setiadi

Aplikasi pengolah kata itu seperti Microsoft Word. "Kalau buat aku, ini juga nggak kalah pentingnya. Apalagi buat yang punya jadwal super padat! Ngerjain tugas sekolah sampe larut malem, padahal kalo siang sebelum les kita nganggur di depan ruangan les. Nah, saat itulah sebenarnya kita bisa manfaatin buat ngerjain tugas yang pake ngetik-ngetik.", itu sih kalimatku dulu. Sekarang? Memori HP-ku penuh! Ga bisa download app macam Microsoft Word :( jadi aku pake app bawaan smartphone ku, yaitu OfficeSuite. Tapi bukan yang pro version, jadi cuma bisa melihat data. Nggak bisa ngedit/ngetik. Yah, tapi lumayan berguna kok. Hehehe.

Tips!
Kalau sudah selesai, atau kita ingin melanjutkan di komputer, simpan saja data ketikanmu di emailmu. Caranya, buat new mail setelah sign in ke emailmu, lalu simpat data ketikanmu tadi di draft. Setelah itu, kamu tinggal buka saja email di komputermu. Buka draft, lalu download saja file (data ketikanmu) tadi, dan kalian bisa lanjutkan pengetikan di komputer! No flashdrive needed!

Recommended app: Aplikasi dari Microsoft sepertinya. Aku tidak ingat pasti. Tapi ada yang gratis kok, jadi meskipun gratis kita tetap bisa bikin document. Termasuk mengedit file.


3. Notes


By Kennice Setiadi 
Buatku, notes di hp itu sangat-sangaaatt penting. Soalnya kalo tiba-tiba muncul ide untuk kutulis di blog, atau untuk video YouTube, aku bisa langsung catat ideku. Aku tidak pernah mengganti notes yang kupakai sampai sekarang. Tapi pernah coba aplikasi note lainnya, seperti evernote, dan lain-lain. Tapi, karena evernote memakan banyak memori, jadi aku pilih note yang simpel saja, yang memakan memori di bawah 1 megabyte. Nggak cuma untuk nulis ide, note juga berguna buat para pelajar seperti kalian lho :) Misalnya untuk simpan lirik lagu favorit kalian, menulis homework list kalian, mencatat pertanyaan yang hendak ditanyakan ke guru, dan masih banyak lagi sesuai kebutuhan kalian!

Tips!
- Kuncilah note yang kalian ingin rahasiakan dari orang-orang sekitarmu. Misalnya wishlist kalian, or something like that. Oleh karena itu, pilihlah note yang memiliki fitur kunci notes.

Recommended app: Aku menggunakan 'ColorNote', cari saja di Google Play, atau klik di sini. Saat aku pertama kali download sih masih dibawah 1 megabyte. Nggak tahu lho kalau sekarang :P soalnya aku juga nggak bisa update aplikasinya, karena penuh memoriku. Notes ini memiliki fitur kunci notes, reminder, dan juga memberi warna untuk tiap jenis note. Warna ini memberiku banyak kemudahan. Untuk notes berbentuk list, kuberi warna merah. Untuk ide-ide YouTube dan blog, kuberi warna hijau, dan masih banyak warna lainnya.


4. Media sosial
By Kennice Setiadi
Media sosial berguna lho buat kita-kita, para pelajar. Untuk kirim data, link, gambar, dan lain-lain untuk keperluan sekolah.
Sepertinya, untuk poin yang ini, aku tidak perlu menjelaskan banyak :P karena aku yakin kalian sudah banyak mengetahui fitur-fitur pada media sosial saat ini. Bahkan mungkin aku kalah ;)

My social media (let's have a chat!)
Instagram : @KenniceSetiadi atau klik aja di sini :D
Email       : lovely.kennice@gmail.com


5. Browser
By Kennice Setiadi
Yep! Browser seperti Google Chrome, Safari, dan lain-lain itu sangat berguna untuk mencari informasi di search engine seperti Google.com. Kita bisa mendapat data dengan cepat dan mudah, terutama untuk tugas-tugas sekolah.
Karena Google Chrome merupakan aplikasi bawaan HP-ku, jadi aku pakai Google Chrome sebagai browser ku :)



6. Music Stopper
By Kennice Setiadi
Sebagai generasi muda yang hidup di era musik pop, aplikasi ini sangat dibutuhkan. Ya, fungsinya untuk memberhentikan musik. Tinggal setel saja waktu untuk memberhentikannya, 15 menit? setengah jam? Setelah itu, musik otomatis berhenti.
Dulu aku menggunakan aplikasi ini terutama untuk tidur siang :P aku suka nyalain musik kemudian ketiduran sampe bangun :( dengan adanya aplikasi ini, aku nggak perlu bingung lagi deh!

Recommended app: 'Sleep Timer (Turn music off)' dari pboos. Search di Google Play atau klik di sini.



Okay, kupikir inilah aplikasi yang sering kubutuhkan sebagai pelajar modern :D kalau kalian punya tambahan aplikasi lain, silakan tinggalkan comment kalian di bawah ya. Dengan senang hati akan kubaca :)

O ya, mungkin ada pembaca yang pernah membaca artikel ini, karena aku pernah menuliskannya di blog ku yang lama. Tapi tenang saja, yang kalian baca ini tidak sepenuhnya kutiru persis. Apalagi asal ku copy-paste! Di artikel kali ini, kutambahkan Recommended app yang mungkin bisa membantu kalian. Dan juga, di postingan ku yang dulu, hanya ada 4 poin. Setelah berjalannya waktu (#uuyeee), aku mendapati 2 macam aplikasi baru yang juga sangat diperlukan bagi pelajar Indonesia :)
Dan aku hanya ingin memberitahukan kalian, bahwa semua opini berasal dari hatiku sendiri ;;) hehehe. Juga 6 jenis aplikasi ini berdasarkan versiku.


Semoga tips ini dapat berguna untuk kalian semua! :D


Have a blessed day!~






Subscribe to my YouTube channel --> Click here! :)

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Sumba Day 1: When the Plan Fell Apart Before I Even Left the Airport

After spending ten days in Sumba and two days in Sabu Island, I came home with hundreds of photos, countless stories, and a notebook full of thoughts that I did not want to forget. So here I am, beginning a new travel series. Let's start with Day One. And fittingly, Day One did not go according to plan. A Trip Years in the Making The idea of visiting Sumba was not new. My dad had been asking to go for years. I honestly cannot remember when the first conversation happened anymore, but I know it was sometime after COVID. Every year, something came up. Plans changed. Priorities shifted. The trip was postponed again and again. This year, we finally stopped delaying it. For those curious, our flight from Denpasar to Tambolaka cost approximately AUD 115.22 per person, or around IDR 1.4 million. After weeks of planning, arranging accommodations, coordinating transport, and carefully building a ten-day itinerary, we were finally on our way. Or so I thought. The First Surprise One of the pl...

Embracing Long-Form Conversations: My Thoughts on Daniel Priestley and Steven Bartlett’s Insights

Hello everyone! Happy 2025! I hope you’re doing well. Today, I want to share my personal reflections on an interesting conversation between Daniel Priestley and Steven Bartlett from The Diary of a CEO . They discussed why podcasts and long-form, unscripted content are becoming so popular. This topic is definitely outside of my usual day-to-day—after all, I don't own a company, nor do I work in broadcasting. I’m a cook, but I still find this discussion very insightful. You can access the full video here . *** Why Do People Want Longer Content? We live in a world full of quick social media updates, be it in the form of shorts, reels, or something else. Personally, I enjoy the convenience of bite-sized videos. I can't deny that it feels so satisfying and entertaining at the same time (more on this maybe next time). But I’ve also noticed that short clips often lack depth. Daniel suggests that, because there’s so much confusion and debate about “misinformation,” people want longer, ...

Notes on Naval Ravikant

I recently listened to another Chris Williamson's podcast. This time, it's with Naval Ravikant. I decided to write down the ideas that stood out to me. Naval speaks about life in a clear and practical way. He talks about making long-term decisions carefully, learning through iteration, handling stress and anxiety, and finding happiness without ego. His ideas combine philosophy and business thinking in a simple but powerful way. This post is a personal reference so I can return to these lessons and review them in the future. This is actually only half of the podcast content that I listened to, but it has already brought me so much clarity about life in general. Four-Year Decisions: The Compounding Effect of Commitment Naval often emphasizes that decisions requiring long-term commitment must be treated really seriously. A four-year decision is rarely just about four years because it compounds. For example, choosing a city to live in affects: The peer group you encounter Yo...