Skip to main content

Posts

Showing posts from July, 2016

Chit Chat (2)

Wohooo! Hari ini, genap 12 hari sejak aku memasuki semester ke-4!
Nggak nyangka udah hampir setahun aku tinggal di Singapura. Setelah chit chat terakhir yang kutulis tanggal 25 Juli 2015 (hampir satu tahun yang lalu) yang bisa dibaca di sini, sekarang aku ingin menuliskan apa-apa yang terjadi belakangan ini. Selama liburan kemarin, ada beberapa acara yang kuadakan bersama dengan saudara-saudaraku yang datang ke Singapura. Di sini, aku menjadi sadar bahwa dengan tinggal di negara orang / kota lain, kita secara tidak langsung juga dituntut untuk memahami seluk-beluk negara / kota tersebut. Ternyata di dunia nyata pun, aku harus melatih kemampuan tourism-ku, mempraktekkan ilmu yang ku dapat dari sekolah.

Nah, berlanjut ke cerita lain, musim hujan telah tiba. Tanpa diminta pun, setiap pagi pasti cuacanya enak, adem. Karena hujan. Tapi karena itu juga, suhu ruangan menjadi lebih rendah, dan tapakan kaki di lantai terasa lebih dingin dari biasanya. Aku butuh sesuatu yang hangat. #Eaaa

Nah, …

GIVEAWAY APIK-APIK LOH!!

Yeah, setelah beberapa saat lalu aku mengumumkan pembukaan online shop, sekarang aku siap mengadakan giveaway! (artikel tentang online shop, bisa dibaca di sini!)
Giveaway ini akan diadakan mulai hari ini hingga tanggal 27 Juli 2016. Pengumuman pemenang akan diumumkan tanggal 28 Juli 2016 di akun Instagram @ApikApikLoh.

Instagram Apik-Apik Loh bisa dilihat di sini! :)

Pemenang terpilih akan dihubungi via Instagram direct message. Kita akan memilih 10 pemenang, lho!
Pemenang dipilih secara acak dan keputusan pihak Apik-Apik Loh tidak dapat diganggu gugat :)



HADIAHNYA?
Personalized greeting photo seharga lebih dari 55k! (Kamu bisa request isi pesan yang tertulis di kertas, serta memilih satu dari lima background foto yang tersedia di Instagram feeds kita!) HOW TO ENTER?
Wajib follow akun Instagram @ApikApikLohPost foto di atas ke Instagram pribadi kamu (NO FAKE ACCOUNT ya)Tambahkan #AALgiveaway di caption fotoMention @ApikApikLoh di caption fotoTag foto ke 10 teman kamu! TERMS & CONDIT…

Perbedaan Orang Singapura dan Indonesia

Seperti kegiatan sebelum-sebelumnya, sembari aku menyelesaikan berbagai buku yang kupinjam dari berbagai tempat, aku juga ingin menuliskan review buku-buku yang kubaca di blogku. Artikel-artikel terakhirku, Tepat Satu Bulan! :') dan Doriyaki! menceritakan tentang buku-buku terakhir yang kubaca, The Alchemist karya Paulo Coelho dan Doriyaki karya Andori Andriani.

Nah, kali ini, aku menuliskan pemikiranku mengenai perbedaan orang-orang yang tinggal di Singapura dan di Indonesia. Meskipun tidak semua orang yang tinggal di Singapura melakukan hal-hal ini, namun sebagian besar, mereka melakukannya.

Di semester ke-3 ku di Singapura, akhirnya aku berhasil mengidentifikasi perbedaanya. Langsung saja!

Jalannya cepat
Yup, orang-orang yang tinggal disini, jalannya cepaatt. Hal ini benar-benar terasa saat kamu berada di stasiun MRT. Ketika aku berada di stasiun MRT Dhoby Ghaut, aku baru sadar kalau mereka jalannya cepat semua. Meskipun orang tersebut jalan sambil main hape dan pasang headphon…

Selamat Idul Fitri!

Bagi yang merayakan, aku ingin mengucapkan:

Sleamat Hari Raya Idul Fitri 1437 H!

Mohon maaf lahir dan batin, ya :) kalo aku pernah melakukan banyak kesalahan selama ini, mohon dimaafkan.



Di artikel kali ini, aku bisa menunjukkan pada kamu, bagaimana suasana Ramadhan di Singapura, khususnya di Paya Lebar.

Tepat seminggu yang lalu, tanggal 29 Juni 2016, aku pergi bersama dengan teman-teman ke daerah Paya Lebar. Dimana di daerah ini banyak orang Muslim yang menetap. Kebanyakan dari Malaysia.


Jadi setiap tahun, daerah Paya Lebar akan diadakan pasar malam. Tahun ini, mumpung aku lagi nganggur liburan, datanglah aku kesana.

Kita datang sekitar jam 6 sore. Suasana masih belum terlalu ramai. Yang dijual di pasar malam ada banyak. Sarung, makanan, minuman, jajanan, dan lain-lain. Untuk kita, tentu saja, kuliner!


Makanan yang kita beli diantaranya adalah es semangka, takoyaki, kebab, cumi goreng, martabak, makaroni, jagung, dan lain-lain. Kita juga membeli berbagai macam minuman. Ada macam-maca…

DORIYAKI!

Setelah terakhir aku mengulas sebuah buku fiksi tentang kebijaksanaan (dapat dibaca di sini), sekarang aku ingin membahas tentang buku ciptaan Andori Andriani.
Buku ini menceritakan tentang kisah hidup Andori yang penuh lika-liku kehidupan. Jujur, setelah baca buku ini, pandanganku terhadap anak-anak broken home berubah. Awalnya, aku berpikir bahwa anak-anak dari keluarga yang broken home biasanya gedenya juga begitulah. Nothing's special. Tapi ternyata, anak ini, yang namanya Andori, berhasil merubah pola pikirku terhadap anak-anak yang bernasib seperti dia.

Aku membeli buku ini di awal tahun 2016. Saat aku pulang ke Indonesia, aku memesannya online. Selain buku ini, aku juga memesan beberapa buku lain. Tapi untuk sekarang, aku baru berhasil membaca Doriyaki saja. Buku ini kupesan sekitar 9 hari sebelum aku kembali ke Singapura. Namun ternyata, jadwal pengiriman bukuku tertunda, dikarenakan oleh satu buku lainnya yang belum ditemukan di stok buku mereka. Alhasil, aku kembali ke …