Skip to main content

Posts

Showing posts from 2016

I'm Back Lah ~

Alright, so this is the countless time already since I've tried to write new posts. Yes, I wrote so many drafts, and none of them are finished even only one article. Let's get to the point ;) This time, I will just gonna write whatever I think, shall I? :) So, today was another tiring but meaningful day of my ordinary day, working. I always try to learn something new each day. Oh, and by the way, I was starting my article about my first day of work, but yeah, it's still has not finished yet! Gotta upload it ASAP. Okay, back to the topic ;) This is my third week of my working life. Currently I'm working in a resorts venue, where tourists from all over the world come and stay to have a vacation or even just a staycation. This is what I'm gonna talk for the rest of this article. So basically, today I learned the difference of working life and studying life. In school, the teacher will generally assesses you from your homework and test results, and also your beh

Dapet Kejutan dari Asus Indonesia

Yeah, udah lebih dari dua bulan gue nggak nulis di blog. Banyak banget yang udah terjadi dalam dua bulan terakhir. Pengalaman yang gue dapet pun juga bertambah. Termasuk saat menjadi salah satu penulis dengan karya terunik di kompetisi menulis yang diadakan Asus Indonesia beberapa waktu yang lalu. Yuk, langsung kita baca lebih lanjut. Bulan Juni 2016 lalu, tepatnya tanggal 22, aku mendapat email dari Blogger Perempuan tentang lomba menulis yang diadakan Asus ini. Tenggat waktunya sampe tanggal 30 Juni doang. Dengan kata lain, gue cuma punya waktu delapan hari untuk membuat artikel yang siap di submit . Gue menghabiskan beberapa hari untuk berpikir, tentang artikel bagaimana yang bagus buat kompetisi ini. Akhirnya, setelah berpikir beberapa hari, gue mendapat ide. Gue memutuskan untuk membuat artikel dengan unsur narasi di dalamnya. Jadilah, gue mulai ngetik. Gue sama sekali nggak tau gimana hasil karya penulis lain. Gue sempet mikir, mungkin cuma gue yang artikelnya nggak sesuai den

Chit Chat (2)

Wohooo! Hari ini, genap 12 hari sejak aku memasuki semester ke-4! Nggak nyangka udah hampir setahun aku tinggal di Singapura. Setelah chit chat terakhir yang kutulis tanggal 25 Juli 2015 (hampir satu tahun yang lalu) yang bisa dibaca di sini , sekarang aku ingin menuliskan apa-apa yang terjadi belakangan ini. Selama liburan kemarin, ada beberapa acara yang kuadakan bersama dengan saudara-saudaraku yang datang ke Singapura. Di sini, aku menjadi sadar bahwa dengan tinggal di negara orang / kota lain, kita secara tidak langsung juga dituntut untuk memahami seluk-beluk negara / kota tersebut. Ternyata di dunia nyata pun, aku harus melatih kemampuan tourism -ku, mempraktekkan ilmu yang ku dapat dari sekolah. Nah, berlanjut ke cerita lain, musim hujan telah tiba. Tanpa diminta pun, setiap pagi pasti cuacanya enak, adem. Karena hujan. Tapi karena itu juga, suhu ruangan menjadi lebih rendah, dan tapakan kaki di lantai terasa lebih dingin dari biasanya. Aku butuh sesuatu yang hangat. #Eaaa

GIVEAWAY APIK-APIK LOH!!

Yeah, setelah beberapa saat lalu aku mengumumkan pembukaan online shop , sekarang aku siap mengadakan giveaway ! (artikel tentang online shop , bisa dibaca di  sini !) Giveaway  ini akan diadakan mulai hari ini hingga tanggal 27 Juli 2016. Pengumuman pemenang akan diumumkan tanggal 28 Juli 2016 di akun Instagram @ApikApikLoh. Instagram Apik-Apik Loh bisa dilihat di  sini ! :) Pemenang terpilih akan dihubungi via Instagram direct message . Kita akan memilih 10 pemenang, lho! Pemenang dipilih secara acak dan keputusan pihak Apik-Apik Loh tidak dapat diganggu gugat :) HADIAHNYA? Personalized greeting photo seharga lebih dari 55k! (Kamu bisa request isi pesan yang tertulis di kertas, serta memilih satu dari lima background foto yang tersedia di Instagram feeds  kita!) HOW TO ENTER? Wajib follow akun Instagram @ApikApikLoh Post foto di atas ke Instagram pribadi kamu (NO FAKE ACCOUNT ya) Tambahkan #AALgiveaway di caption foto Mention  @ApikApikLoh di caption  foto Tag

Perbedaan Orang Singapura dan Indonesia

Seperti kegiatan sebelum-sebelumnya, sembari aku menyelesaikan berbagai buku yang kupinjam dari berbagai tempat, aku juga ingin menuliskan review  buku-buku yang kubaca di blogku. Artikel-artikel terakhirku,  Tepat Satu Bulan! :')  dan Doriyaki!  menceritakan tentang buku-buku terakhir yang kubaca, The Alchemist karya Paulo Coelho dan Doriyaki karya Andori Andriani. Nah, kali ini, aku menuliskan pemikiranku mengenai perbedaan orang-orang yang tinggal di Singapura dan di Indonesia. Meskipun tidak semua orang yang tinggal di Singapura melakukan hal-hal ini, namun sebagian besar, mereka melakukannya. Di semester ke-3 ku di Singapura, akhirnya aku berhasil mengidentifikasi perbedaanya. Langsung saja! Jalannya cepat Yup, orang-orang yang tinggal disini, jalannya cepaatt. Hal ini benar-benar terasa saat kamu berada di stasiun MRT. Ketika aku berada di stasiun MRT Dhoby Ghaut, aku baru sadar kalau mereka jalannya cepat semua. Meskipun orang tersebut jalan sambil main hape dan p

Selamat Idul Fitri!

Bagi yang merayakan, aku ingin mengucapkan: Sleamat Hari Raya Idul Fitri 1437 H! Mohon maaf lahir dan batin, ya :) kalo aku pernah melakukan banyak kesalahan selama ini, mohon dimaafkan. Di artikel kali ini, aku bisa menunjukkan pada kamu, bagaimana suasana Ramadhan di Singapura, khususnya di Paya Lebar. Tepat seminggu yang lalu, tanggal 29 Juni 2016, aku pergi bersama dengan teman-teman ke daerah Paya Lebar. Dimana di daerah ini banyak orang Muslim yang menetap. Kebanyakan dari Malaysia. Jadi setiap tahun, daerah Paya Lebar akan diadakan pasar malam. Tahun ini, mumpung aku lagi nganggur liburan, datanglah aku kesana. Kita datang sekitar jam 6 sore. Suasana masih belum terlalu ramai. Yang dijual di pasar malam ada banyak. Sarung, makanan, minuman, jajanan, dan lain-lain. Untuk kita, tentu saja, kuliner! Makanan yang kita beli diantaranya adalah es semangka, takoyaki, kebab, cumi goreng, martabak, makaroni, jagung, dan lain-lain. Kita juga membeli berbagai macam

DORIYAKI!

Setelah terakhir aku mengulas sebuah buku fiksi tentang kebijaksanaan (dapat dibaca di  sini ), sekarang aku ingin membahas tentang buku ciptaan Andori Andriani. Buku ini menceritakan tentang kisah hidup Andori yang penuh lika-liku kehidupan. Jujur, setelah baca buku ini, pandanganku terhadap anak-anak broken home  berubah. Awalnya, aku berpikir bahwa anak-anak dari keluarga yang broken home  biasanya gedenya juga begitulah. Nothing's special . Tapi ternyata, anak ini, yang namanya Andori, berhasil merubah pola pikirku terhadap anak-anak yang bernasib seperti dia. Aku membeli buku ini di awal tahun 2016. Saat aku pulang ke Indonesia, aku memesannya online . Selain buku ini, aku juga memesan beberapa buku lain. Tapi untuk sekarang, aku baru berhasil membaca Doriyaki saja. Buku ini kupesan sekitar 9 hari sebelum aku kembali ke Singapura. Namun ternyata, jadwal pengiriman bukuku tertunda, dikarenakan oleh satu buku lainnya yang belum ditemukan di stok buku mereka. Alhasil, aku ke

Aku & ASUS-ku

Aku meminang laptop ASUS di awal bulan Oktober tahun lalu. Kulakukan berbagai pengamatan dan membandingkan spesifikasi laptop ini dengan pilihan lain yang serupa. Namun pada akhirnya, hatiku jatuh pada ASUS N551ZU. Sebagai pengenalan, aku ingin bercerita sedikit tentang diriku. Namaku Kennice, aku seorang mahasiswi di sebuah universitas swasta. Aku memiliki banyak hobi yang berkaitan dengan multimedia dan menulis. Laptop lamaku telah berperan besar dalam kelangsungan kehidupanku di SMA (oke, aku mulai lebay). Sekarang, aku membutuhkan laptop dengan spesifikasi lebih untuk menunjang hobi-hobiku. Dengan pertimbangan yang panjang, akhirnya kuputuskan untuk membeli ASUS N551ZU, meskipun sempat berdebat dengan ayahku. Maaf ayah, karena aku tahu benar apa yang kubutuhkan, jadi aku tetap bersikeras dengan pilihanku. Sekarang, dengan N551ZU di pelukan, aku dapat melakukan hobi-hobiku, yang aku yakin, akan menjadi bisnisku kelak. Disini, akan kuceritakan berbagai hal yang

Online shop!

Selamat hari Rabu semuanya! Hari ini, tepat sehari sebelum tanggal 30, gue memutuskan untuk menajalankan toko online !! Yay! Sudah terpikir sejak tahun lalu, tapi akhirnya baru dilaksanakan hari ini :( yah, lebih baik terlambat dari pada tidak sama sekali, kan? ;P Oke, jadi disini gue bakal membahas tentang apa yang terjadi dibalik toko online yang siap gue bangun ini. Hari ini gue pergi ke daerah Raffles Place dimana Merlion Statue berada. Gue mengajak seorang teman gue untuk ngebantuin gue yang lemah ini #apaseh. Gue minta dia bawa payung, biar bisa mayungin gue juga. Karena gue berencana untuk berangkat pukul tiga sore. Disini, pukul tiga itu sama seperti pukul dua-nya di Jakarta. Jadi mohon pengertiannya. Kita berjalan-jalan dari Hotel Fullerton, menuju ke TKP. Tentu saja, gue sudah mengoleskan anti matahari juga. Tapi panasnya matahari tetap terasa di kulit. Nah, disaat-saat kepanasan begini, herannya, gue malah semangat foto-foto. Sebelum bercerita lebih lanjut,

Tepat Satu Bulan! :')

Akhirnya bisa cukup leluasa nulis di blog lagi :') setelah tepat satu bulan gue meliburkan diri. Di semester ke-3 ku ini, aku lumayan sibuk. Bukan sibuk cuma karena tugas-tugas, tapi juga kegiatan di luar pendidikan. Maklum, gue memang lagi demen cari kesibukan. Ehehe. Sekarang jadi kalang-kabut, banyak kegiatan yang numpuk-numpuk. Well , seems that I still need to practice on managing my time . Oh, ya. Aku berhasil menyelesaikan satu buku di Bulan Mei ini. Akhirnya... Setelah sejak semester lalu, temanku meminjamkan aku sebuah buku, aku baru berhasil menyelesaikannya bulan ini! Judul buku itu adalah The Alchemist . Mungkin banyak dari kalian yang sudah tahu buku ini. Karena setahuku, buku ini lumayan terkenal. Penulisnya adalah Paulo Coelho. Seperti ini cover  depan bukunya: Buku ini adalah buku fiksi. Biasanya aku nggak baca-baca buku fiksi. Aku lebih tertarik dengan buku-buku non-fiksi dan pengembangan diri. Tapi temanku ini merekomendasikan buku ini, dan meminjamkann

April Mop & Jadi Kawancut!

Akhirnya, saat yang gue tunggu-tunggu tiba juga. Gue langsung cerita aja, ya. Tanggal 1 April, April Mop. Lu semua udah pada tau, kan? Sebel juga sih. Gue kena tipu temen gue. Nggak parah-parah amat, sih. Cuma sebel aja kok bisa ketipu. Apalagi gue yang jadi ikan pertamanya pula. Jadi hari itu, aku lagi enak-enakan baca buku dengan gaya 'ndelosor' alias tiduran di titik paling wenak, sambil chatting  sama temen juga. Semua berawal dari dia, "gue lagi cuci baju." Gue bilang, "nunggu cucian baju kali, ye." "aku cuci pake tangan, nih." "beneran lu?", refleks, aku langsung bereaksi. "lu ga percaya gue?" "cuma kaget, kok!!" "hal biasa kali." Oke. Terus kita lanjut chatting  aja. Tanpa gue merasa aneh sedikitpun, meskipun dia lagi cuci baju. "Gue barusan selesai cuci, nih", katanya. "Btw, gimana cara lu chatting- an sama gue pas lu lagi cuci baju?", gue mulai meras

Buku Pertama yang Gue Baca

Halo semuanya! Siapa yang masih suka baca buku disini? Nggak cuma artikel-artikel di internet aja. Atau.. Gue tiba-tiba jadi kepo, nih. Ada yang lebih suka baca buku fisik daripada gadget? Hehe. Aku pribadi, lebih suka buku fisik, sih. Soalnya nggak bikin mata capek :D Kita mulai dengan perkenalan diriku saat masih bocah, ya. Aku, Kennice, gadis kecil yang dulu sangat tidak suka buku. Buku pelajaran gue aja gue sobek-sobek terus bagian tengahnya. Buat apa? Buat menggambar. Nggak cuma bagian tengah, bagian belakang pun kepake cuma buat gambar. Banyak buku SD gue yang hampir nggak ada isinya semua. Karena aku cuma bakal nulis kalo gurunya suruh catat. Sampe tobat nyokap gue, setelah lihat nilai-nilai gue. Eh, salah cerita nih kayaknya. Kok jadi buka aib gini, ya. Jadi gini... Ehm... Sampe mana ya? Oke. Gue to the point aja. Gue tuh orangnya nggak suka pegang buku tebel-tebel. Gue suka banting-banting buku-buku cetak gue waktu SD yang tebelnya segendel-gendel. Sampe

Kembali ke 'Sekolah'

Hari Senin kemarin, akhirnya aku kembali ke kehidupan sekolah. Padahal gue udah kuliah, tapi nyebutnya masih sekolah. EGP. Jadi gini... Hari pertama ke sekolah, gue udah telat lagi. Hari pertama, biasanya diadakan daftar ulang terlebih dahulu. Jadi aku pun mengantri di antrian yang sudah panjang. Mau apa lagi, deh. Salah sendiri dateng telat. Hiks. Ternyata, teman-temanku dengan sabar ikut menungguku. Padahal mereka sudah selesai dari tadi, dan kelas sudah dimulai. Tapi tetap duduk di sana, menungguku. Aih~ Lanjut. Minggu pertama di semester ke-3 ku ini kulewati dengan oke. Dengan kesibukan layaknya mahasiswa. Tiga hari pertama, kuhabiskan dengan memikirkan tugas dan presentasi. Nah lo, baru tiga hari udah ada tugas presentasi. Bahkan final project  nya juga udah mulai didiskusiin. Hari Kamis, hari dimana kemalasan mulai merenggutku. Besok (Jumat), ada kegiatan klub musik. Aku yang berperan sebagai pianis, ditugasi untuk latihan sebuah lagu. Setelah melalui liburan panjang,

Suka Duka Anak Kos

Anak kos. Pasti banyak diatara kamu yang ngekos di kota atau negeri lain. Entah untuk SMA, atau perguruan tinggi. Hari ini, aku mau membahas suka-dukaku jadi mahasiswi di negeri lain, dalam hal tinggal sebagai anak kos. Untuk memulainya, kuceritakan terlebih dahulu gambaran tentang kos-kosan ku. Aku tinggal di sebuah apartemen di daerah Novena. Sekitar 8-10 menit berjalan kaki dari stasiun MRT. Disini, aku menyewa sebuah kamar untuk kutinggali sendiri. Tidak ada tuan rumah, hanya ada teman-teman serumah. Tapi sekitar tiga hari sekali, akan ada pembantu yang membersihkan rumah dan mengurus cucian baju. Nah, teman-teman serumahku ini ada yang berasal dari sesama Indonesia, ada juga yang dari Filipina. Karena akomodasi di Singapura lumayan mahal, apalagi daerah Novena, jadi aku menyewa kamar yang tidak ada WC-nya. Alias berbagi WC dengan teman serumah. Nah, mari kita mulai. Lagi asyik-asyiknya ngerjain tugas, tiba-tiba mesin cucinya berbunyi. Menandakan bahwa cucian telah selesai d

Jalan-Jalan Day [Part 2]

Hari yang cerah di tanggal 19 Maret. Aku memutuskan untuk pergi dengan seorang teman dekatku. Awalnya dia minta aku yang memutuskan pergi kemana. Jadi aku pun searching  internet, dan dengan santainya kubilang, ke Gunung FAber. Oke. Jadilah kita ke sana. Sesampainya disana, betapa kagetnya kita, bahwa ternyata itu adalah tempat yang pernah kita kunjungi sebelumnya, Henderson Waves. Rupanya, lokasi Henderson Waves sangat dekat dengan Gunung Faber. Yah, kecewalah kita. Tapi, nggak apa. Kita mendapat pengalaman baru. Jadi tahu kalau Henderson Waves itu kurang lebih sama dengan Gunung Faber. Gua pikir 'wah, keren juga, ternyata ada gunung di deket sini!', nggak tahunya, kita udah pernah kesana. Sebenarnya nggak terlalu gunung, sih. Bisa dibilang bukit. Hehe. Jadi inilah pemandangan dari gunung itu: Setelah kira-kira satu jam, kita melanjutkan perjalanan ke Henderson Waves. Berikut foto-fotonya: Henderson Waves adalah tempat yang lumayan enak untuk sekedar dud