Skip to main content

My Next Video! [Buat Yang Hampir Ujian, Wajib Baca! :D]

Ini udah akhir April, ya? Wow, sebentar lagi pada ujian, dong!
Maka dari itu, aku akan membuat video mengenai ujian! Yaitu tips buat kalian saat menghadapi ujian, dan sebelum ujian!
Untuk detail video lebih lanjut, akan kujelaskan saat video sudah di upload :)


Atau

Mau sekarang aja? Boleh! :D hahaha
Jadi video ini kubuat supaya anak-anak Indonesia yang sebentar lagi akan menghadapi ujian dapat mempersiapkan diri sebaik mungkin, berdasarkan pengalaman hidupku ketika menjelang ujian.
Kenapa kalian harus nonton video ini?
Oke, pertama, kalian bisa tahu cara mengelola waktu di masa ujian.
Kedua, tahu cara menyiasati meja yang sempit saat ujian (hayoo siapa yang merasa begini? :P)
Ketiga, supaya kalian semakin pandai dalam mempersiapkan diri sebelum ujian. Karena tips ini berlaku untuk setiap menjelang ujian.
Keempat, aduh capek deh nyebutin satu-satu.. Hehehe. Pokoknya banyak deh manfaatnya! Bener-bener nggak ada salahnya ditonton! :) Karena aku bikin video cuma buat kalian :D

Terus, apa yang bakal dibahas di video? Ya itu tadi, berbagai tips dariku, yang sudah kubuktikan efektif banget! :)

Okedeh, sekarang, kuminta kalian menunggu videonya ya :D will be uploaded soon! ;)

Have a great day!~





Subscribe to my YouTube channel --> Click here! :)

Comments

Popular posts from this blog

Embracing Long-Form Conversations: My Thoughts on Daniel Priestley and Steven Bartlett’s Insights

Hello everyone! Happy 2025! I hope you’re doing well. Today, I want to share my personal reflections on an interesting conversation between Daniel Priestley and Steven Bartlett from The Diary of a CEO . They discussed why podcasts and long-form, unscripted content are becoming so popular. This topic is definitely outside of my usual day-to-day—after all, I don't own a company, nor do I work in broadcasting. I’m a cook, but I still find this discussion very insightful. You can access the full video here . *** Why Do People Want Longer Content? We live in a world full of quick social media updates, be it in the form of shorts, reels, or something else. Personally, I enjoy the convenience of bite-sized videos. I can't deny that it feels so satisfying and entertaining at the same time (more on this maybe next time). But I’ve also noticed that short clips often lack depth. Daniel suggests that, because there’s so much confusion and debate about “misinformation,” people want longer, ...

Notes on Naval Ravikant

I recently listened to another Chris Williamson's podcast. This time, it's with Naval Ravikant. I decided to write down the ideas that stood out to me. Naval speaks about life in a clear and practical way. He talks about making long-term decisions carefully, learning through iteration, handling stress and anxiety, and finding happiness without ego. His ideas combine philosophy and business thinking in a simple but powerful way. This post is a personal reference so I can return to these lessons and review them in the future. This is actually only half of the podcast content that I listened to, but it has already brought me so much clarity about life in general. Four-Year Decisions: The Compounding Effect of Commitment Naval often emphasizes that decisions requiring long-term commitment must be treated really seriously. A four-year decision is rarely just about four years because it compounds. For example, choosing a city to live in affects: The peer group you encounter Yo...

Suka Duka Anak Kos

Anak kos. Pasti banyak diatara kamu yang ngekos di kota atau negeri lain. Entah untuk SMA, atau perguruan tinggi. Hari ini, aku mau membahas suka-dukaku jadi mahasiswi di negeri lain, dalam hal tinggal sebagai anak kos. Untuk memulainya, kuceritakan terlebih dahulu gambaran tentang kos-kosan ku. Aku tinggal di sebuah apartemen di daerah Novena. Sekitar 8-10 menit berjalan kaki dari stasiun MRT. Disini, aku menyewa sebuah kamar untuk kutinggali sendiri. Tidak ada tuan rumah, hanya ada teman-teman serumah. Tapi sekitar tiga hari sekali, akan ada pembantu yang membersihkan rumah dan mengurus cucian baju. Nah, teman-teman serumahku ini ada yang berasal dari sesama Indonesia, ada juga yang dari Filipina. Karena akomodasi di Singapura lumayan mahal, apalagi daerah Novena, jadi aku menyewa kamar yang tidak ada WC-nya. Alias berbagi WC dengan teman serumah. Nah, mari kita mulai. Lagi asyik-asyiknya ngerjain tugas, tiba-tiba mesin cucinya berbunyi. Menandakan bahwa cucian telah selesai d...