Skip to main content

Posts

April Mop & Jadi Kawancut!

Akhirnya, saat yang gue tunggu-tunggu tiba juga. Gue langsung cerita aja, ya. Tanggal 1 April, April Mop. Lu semua udah pada tau, kan? Sebel juga sih. Gue kena tipu temen gue. Nggak parah-parah amat, sih. Cuma sebel aja kok bisa ketipu. Apalagi gue yang jadi ikan pertamanya pula. Jadi hari itu, aku lagi enak-enakan baca buku dengan gaya 'ndelosor' alias tiduran di titik paling wenak, sambil chatting  sama temen juga. Semua berawal dari dia, "gue lagi cuci baju." Gue bilang, "nunggu cucian baju kali, ye." "aku cuci pake tangan, nih." "beneran lu?", refleks, aku langsung bereaksi. "lu ga percaya gue?" "cuma kaget, kok!!" "hal biasa kali." Oke. Terus kita lanjut chatting  aja. Tanpa gue merasa aneh sedikitpun, meskipun dia lagi cuci baju. "Gue barusan selesai cuci, nih", katanya. "Btw, gimana cara lu chatting- an sama gue pas lu lagi cuci baju?", gue mulai meras...

Buku Pertama yang Gue Baca

Halo semuanya! Siapa yang masih suka baca buku disini? Nggak cuma artikel-artikel di internet aja. Atau.. Gue tiba-tiba jadi kepo, nih. Ada yang lebih suka baca buku fisik daripada gadget? Hehe. Aku pribadi, lebih suka buku fisik, sih. Soalnya nggak bikin mata capek :D Kita mulai dengan perkenalan diriku saat masih bocah, ya. Aku, Kennice, gadis kecil yang dulu sangat tidak suka buku. Buku pelajaran gue aja gue sobek-sobek terus bagian tengahnya. Buat apa? Buat menggambar. Nggak cuma bagian tengah, bagian belakang pun kepake cuma buat gambar. Banyak buku SD gue yang hampir nggak ada isinya semua. Karena aku cuma bakal nulis kalo gurunya suruh catat. Sampe tobat nyokap gue, setelah lihat nilai-nilai gue. Eh, salah cerita nih kayaknya. Kok jadi buka aib gini, ya. Jadi gini... Ehm... Sampe mana ya? Oke. Gue to the point aja. Gue tuh orangnya nggak suka pegang buku tebel-tebel. Gue suka banting-banting buku-buku cetak gue waktu SD yang tebelnya segendel-gendel. Sampe...

Kembali ke 'Sekolah'

Hari Senin kemarin, akhirnya aku kembali ke kehidupan sekolah. Padahal gue udah kuliah, tapi nyebutnya masih sekolah. EGP. Jadi gini... Hari pertama ke sekolah, gue udah telat lagi. Hari pertama, biasanya diadakan daftar ulang terlebih dahulu. Jadi aku pun mengantri di antrian yang sudah panjang. Mau apa lagi, deh. Salah sendiri dateng telat. Hiks. Ternyata, teman-temanku dengan sabar ikut menungguku. Padahal mereka sudah selesai dari tadi, dan kelas sudah dimulai. Tapi tetap duduk di sana, menungguku. Aih~ Lanjut. Minggu pertama di semester ke-3 ku ini kulewati dengan oke. Dengan kesibukan layaknya mahasiswa. Tiga hari pertama, kuhabiskan dengan memikirkan tugas dan presentasi. Nah lo, baru tiga hari udah ada tugas presentasi. Bahkan final project  nya juga udah mulai didiskusiin. Hari Kamis, hari dimana kemalasan mulai merenggutku. Besok (Jumat), ada kegiatan klub musik. Aku yang berperan sebagai pianis, ditugasi untuk latihan sebuah lagu. Setelah melalui liburan panj...

Suka Duka Anak Kos

Anak kos. Pasti banyak diatara kamu yang ngekos di kota atau negeri lain. Entah untuk SMA, atau perguruan tinggi. Hari ini, aku mau membahas suka-dukaku jadi mahasiswi di negeri lain, dalam hal tinggal sebagai anak kos. Untuk memulainya, kuceritakan terlebih dahulu gambaran tentang kos-kosan ku. Aku tinggal di sebuah apartemen di daerah Novena. Sekitar 8-10 menit berjalan kaki dari stasiun MRT. Disini, aku menyewa sebuah kamar untuk kutinggali sendiri. Tidak ada tuan rumah, hanya ada teman-teman serumah. Tapi sekitar tiga hari sekali, akan ada pembantu yang membersihkan rumah dan mengurus cucian baju. Nah, teman-teman serumahku ini ada yang berasal dari sesama Indonesia, ada juga yang dari Filipina. Karena akomodasi di Singapura lumayan mahal, apalagi daerah Novena, jadi aku menyewa kamar yang tidak ada WC-nya. Alias berbagi WC dengan teman serumah. Nah, mari kita mulai. Lagi asyik-asyiknya ngerjain tugas, tiba-tiba mesin cucinya berbunyi. Menandakan bahwa cucian telah selesai d...

Jalan-Jalan Day [Part 2]

Hari yang cerah di tanggal 19 Maret. Aku memutuskan untuk pergi dengan seorang teman dekatku. Awalnya dia minta aku yang memutuskan pergi kemana. Jadi aku pun searching  internet, dan dengan santainya kubilang, ke Gunung FAber. Oke. Jadilah kita ke sana. Sesampainya disana, betapa kagetnya kita, bahwa ternyata itu adalah tempat yang pernah kita kunjungi sebelumnya, Henderson Waves. Rupanya, lokasi Henderson Waves sangat dekat dengan Gunung Faber. Yah, kecewalah kita. Tapi, nggak apa. Kita mendapat pengalaman baru. Jadi tahu kalau Henderson Waves itu kurang lebih sama dengan Gunung Faber. Gua pikir 'wah, keren juga, ternyata ada gunung di deket sini!', nggak tahunya, kita udah pernah kesana. Sebenarnya nggak terlalu gunung, sih. Bisa dibilang bukit. Hehe. Jadi inilah pemandangan dari gunung itu: Setelah kira-kira satu jam, kita melanjutkan perjalanan ke Henderson Waves. Berikut foto-fotonya: Henderson Waves adalah tempat yang lumayan enak untuk sekedar dud...

Siap-Siap Review Buku!

Oke, akhirnya aku kembali lagi ke YouTube! Jadi untuk video baruku nanti, aku akan bercerita tentang bagaimana aku membeli buku di Amazon.com. Karena ini adalah pertama kalinya aku membeli buku disana. Sempat kukira aku dapat bukunya tanpa membayar, eh, ternyata... Hehehe. Kalian dengarkan saja nanti ceritaku :D Nah, selain bercerita tentang pengalamanku ini, aku juga merekam diriku saat  unboxing paket yang kuterima! Excited  banget rasanya.. Hahaha. Moga-moga, videoku kali ini juga bisa menghibur kamu, ya! P.S. Will be uploaded on this Sunday, 17 April!

Be Selective

Nah, kali ini aku mau ngomongin tentang pos mengenai cinta yang menye-menye yang biasa kita temui di timeline  aplikasi chatting terkenal di Indonesia. Berikut contoh-contohnya: "Pacar yg bikin betah itu pacar yg selalu punya banyak obrolan di setiap harinya. Selalu jujur & terbuka sama apa yg dia lakukan di hari itu."  "Cowok gentle tuh yg kl lg main sama ceweknya trs ketemu temen2nya bilang "kenalin pacar gue, dia emg gak sempurna tp gue sayang sm dia" :) <3" Sebelum kita membicarakan lebih jauh, aku ingin kalian memahami bahwa ini adalah pandanganku saja. Segala opini adalah hasil pemikiranku sendiri. Dan artikel ini dibuat tidak dengan tujuan untuk menyinggung pihak manapun :) Hmm... Untuk memulainya, mari kita lihat pernyataan pertama lagi. Pernyataan ini sebenernya memang benar, menurutku. Benar, karena dalam hubungan yang sehat, kita memang harus terbuka dengan satu sama lain. Namun, tidaklah dibenarkan juga, jika kamu mengutarakan...